KKL-DR IAIN Padangsidimpuan Hari ke 18

#KKLDRIAINPadangsidimpuan2020
Assalamu Alaikum Warahmatullah wabaraktuh
Pada kesempatan kali ini saya membuat artikel tentang strategi pemberdayaan ekonomi ummat di era new normal. Yangmana artikel yang saya buat ini merupakan salah satu tema perberdayaan ekonomi ummat di era new normal.
Ekonomi Indonesia cukup terpukul setelah Covid-19 masuk dan menyebar secara masif. Terkait hal tersebut, pemerintah terus memitigasi dampak pandemi Covid-19 sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk perberdayaan ekonomi umat di new normal ini agar perekonomian kita tetap stabil, diantaranya yaitu
 1.Motivasi
Setiap keluarga harus bisa memahami nilai kebersamaan, interaksi sosial dan kekuasaan melalui pemahaman akan haknya sebagai warga negara dan anggota masyarakat. Oleh sebab itu, setiap rumah tangga perlu didorong untuk membentuk kelompok yang merupakan mekanisme kelembagaan untuk mengorganisir dan melaksanakan kegiatan pengembangan masyarakat di desa. Kelompok tersebut selanjutnya dimotivasi untuk terlibat dalam kegiatan peningkatan pendapatan dengan menggunakan sumber dan kemampuan mereka sendiri.
2. Mobilisasi Sumberdaya 
Untuk memobilisasi sumber daya masyarakat dibutuhkan pengembangan metode untuk menghimpun sumber individual melalui tabungan reguler dan sumbangan sukarela dengan tujuan menciptakan modal sosial. Ide tersebut didasari pada pandangan bahwa setiap orang memiliki sumber sendiri yang jika dihimpun bisa meningkatkan kehidupan sosial ekonomi secara substansial. Pengembangan sistem penghimpunan, pengalokasian dan penggunaan sumber perlu dilakukan secara cermat sehingga semua anggota memiliki kesempatan yang sama. Hal ini bisa menjamin kepemilikan dan pengelolaan secara berkelanjutan.
3.Peningkatan Kesadaran dan Pelatihan Kemampuan 
Peningkatan kesadaran masyarakat bisa dicapai melalui pendidikan dasar, perbaikan kesehatan, imunisasi, dan sanitasi. Sedangkan keterampilan vokasional daat dikembangkan melalui cara pastisipatif. Biasanya, pengetahuan local diperoleh melalui pengalaman bisa dikombinasikan dengan pengetahuan dari luar. Jenis pelatihan ini dapat membantu masyarakat miskin untuk menciptakan mata pencahariannya sendiri atau membantu meningkatkan keahlian mereka untuk mencari pekerjaan di luar wilayahnya.
4.Manajemen Diri 
Setiap kelompok masyarakat harus mampu memilih pemimpin sendiri dan mengatur kegiatan sendiri, seperti melakukan pertemuan, melakukan pencatatan dan pelaporan, mengoperasikan tabungan dan kredit, resolusi konflik dan manajemen kepemilikan masyarakat. Pada tahap awal, pendamping dari luar bisa membantu mengembangkan sebuah sistem. Kemudian kelompok bisa diberi wewenang penuh untuk menjalankandan mengatur sistem tersebut.
5. Pembangunan dan Pengembangan Jejaring 
Pengorganisasian kelompok swadaya masyarakat harus disertai dengan peningkatan kemampuan anggotanya dalam membangun dan mempertahankan jaringan dengan berbagai sistem sosial di sekitarnya. Jaringan tersebut sangat penting dalam menyediakan dan mengembangkan berbagai akses terhadap sumber juga kesempatan bagi peningkatan keberdayaan masyarakat miskin.
Semoga bermanfaat,,,,
Sekian,Wassalamu Alaikum Warahmatullah Wabaraktuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

H-1 KKL -DR 2020

H-2 KKL-DR

H-3 KKL-DR